Mustajab berarti dapat dengan mudah (lekas) terkabul atau manjur.
Dalam Al-Quran Allah Swt. berfirman :ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ“Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)
Kita perlu meyakini Allah akan mengabulkan doa yang kita panjatkan. Dengan adanya kesempatan untuk menjalankan Ibadah umroh tentu tidak disia-siakan bagi para jamaah untuk berdoa sebanyak-banyaknya di tanah suci. Berdoa di tempat-tempat tertentu di tanah suci diyakini akan dikabulkan oleh Allah swt. Lalu dimana sajakah tempat-tempat mustajab (terkabul) baik di kota mekkah maupun di madinah?
Mekkah dan Madinah adalah dua kota di Arab Saudi yang mendapat sebutan Al Haramain. Tak ada tempat yang keistimewaannya melebihi tanah haram. Menurut para ulama mengapa disebut tanah haram karena di wilayah tersebut berlaku berbagai ketentuan yang mengharamkan/melarang kita untuk melakukan berbagai macam hal yang tidak baik seperti berburu (membunuh binatang), mematahkan tumbuh-tumbuhan dan sebagainya termasuk juga haram dimasuki oleh orang kafir.
Larangan bagi orang kafir mendekati masjidil haram terdapat dalam Firman Allah Swt :
Berikut tempat - tempat mustajab yang di maksud :يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَذَا وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ إِنْ شَاءَ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ حَكِيمٌ“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil haram sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (Q.S At Taubah : 28).
1
Di Multazam (Mekkah)

Multazam merupakan bagian dinding yang terletak antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah yang memiliki panjang sekitar 2 meter.
Dari Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Multazam adalah tempat dikabulkannya doa. Tidak ada satu pun doa seorang hamba di Multazam kecuali akan dikabulkan.”
(HR. Ahmad dalam Musnad Imam Ahmad Jilid V, hal. 347).
(HR. Ahmad dalam Musnad Imam Ahmad Jilid V, hal. 347).
2
Rukun Yamani dan Hajar Aswad (Mekkah)
![]() |
Hajar Aswad |
وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ“Dan (ingatlah), ketika ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah yang maha mendengar lagi maha mengetahui.” (QS Al Baqarah: 127).
Hajar Aswad adalah posisi permulaan bagi jemaah haji untuk melakukan tawaf. Karena keistimewaannya, berdoa di hajar aswad sangat mustajab. Disunnahkan juga untuk mencium batu hitam tersebut.
3
Di Hijir Ismail / talang emas (Mekkah)

Hijir Ismail dipagari oleh tembok rendah yang disebut juga dengan al-Hatim berbentuk setengah lingkaran dan terletak di sebelah utara Ka’bah. Hijir Ismail dibangun Nabi Ibrahim sebagai tempat berteduh sewaktu membangun Ka’bah.
Rasulullah saw bersabda, “Dari Aisyah ra berkata: Aku ingin sekali masuk kedalam ka’bah untuk shalat di dalamnya.” Maka Rasulullah SAW menarik tanganku masuk ke Hijir Ismail seraya berkata “Apabila engkau mau masuk ke dalam ka’bah, maka sesungguhnya hijir ini sebagian dari Ka’bah. Karena kaummu ketika membina Ka’bah kembali menguranginya hingga Hijir itu berada di luar Ka’bah.” (hadist riwayat Ahmad, Abu Daud, Nasai, dan Tirmizi).
Oleh karena sebagian Hijir Ismail termasuk bagian ka’bah, maka pelaksanaan tawaf di lakukan di luar Hijir Ismail, termasuk juga shalat fardhu.

4
Di Shafa dan Marwah (Mekkah)

![]() |
Marwa |
![]() |
Safa |
5
Di belakang Maqam Ibrahim (Mekkah)

Keistimewaan maqam ini di sebutkan Allah dalam QS Al Baqarah: 125
وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى وَعَهِدْنَا إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ“Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah), tempat berkumpul bagi manusia, dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: ‘Bersihkanlah rumah-ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’, dan yang sujud’.”
Kemudian dalam kitab Qadhaya al Mar’ah fi al Hajj wa al Umrah, Dr. ‘Ablah Muhammad al Kahlawi menuliskan bahwa “di antara keutamaan Maqam Ibrahim ialah dikabulkannya setiap doa yang dipanjatkan disana”.
6
Sumur Zam-zam (Mekkah)
Rasulullah saw meminum air dari sumur zam-zam dan beliau bersabda:
“Air Zam-zam penuh berkah dan makanan yang mengenyanginya dan obat bagi penyakit. Jibril mencuci hatiku pada malam isra’ adalah dengan air sumur itu.”(HR Bukhari Muslim)
7
Di Raudah (Madinah)
Di Masjid Nabawi terdapat Raudah yaitu tempat antara mimbar dan kediaman Rasulullah Muhammad SAW semasa beliau hidup yang menjadi salah satu tempat istimewa bagi masyarakat muslim. Doa yang dipanjatkan di Raudhah akan dikabulkan Allah Swt.
Rasulullah saw bersabda, “Tempat antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.” (HR. Muslim).
Untuk mencapai Raudah yang menjadi dambaan umat Islam harus berebutan sebelum masuk ke tempat itu untuk shalat, berzikir, berdoa dan membaca al Qur’an. Guna menjaga ketertiban dan kekhusukan dalam beribadah, maka waktu berkunjung ke Raudah antara laki-laki dan perempuan dipisah.
Semoga doa-doa kita dikabulkan oleh Allah swt.
Demikian informasi mengenai Tempat – Tempat Mustajab Saat Umroh (Mekkah dan Madinah), semoga dapat memperkaya pengetahuan kita ketika melakukan perjalanan ibadah umroh ke tanah suci. Merupakan sebuah kebahagiaan bagi para jamaah jika bisa berdoa secara langsung di tempat-tempat mustajab dengan diringi niat yang tulus dan ikhlas karena Allah swt.
Semoga kita kesempatan untuk bisa menjadi tamu Alloh mengunjungi tempat-tempat yang mustajab sebelum ajal menjemput, amin ya Robbal Alamin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar